TAHAP PENELITIAN KESEHATAN

TOPIK DAN TAHAP PENELITIAN 
RESEARCH METHOD IN NURSING 1 
UNIVERSITAS ALMA ATA 


Triger Case 
Seorang mahasiswa keperawtan tertarik untuk melakukan penelitian karena membaca artikel tentang “Parktik keperawatan yang berbasis bukti ternyata tidak hanya meningkatkan kepuasan pasien saja, namun juga dapat meningkatkan kepuasan perawat dalam bekerja”. Mengingat banyaknya manfaat yang diperoleh dari penelitian, mahasiswa tersebut bertekad akan terus melakukan penelitian walaupun bekerja sebagai perawat praktisi. Mahasiswa tersebut masih bingung tentang langkah-langkah penelitian, sebagai langkah awal, mahasiswa tersebut mempelajari langkah-langkah penelitian.
PEMBAHASAN
  1. Menganalisis Topik Penelitian 

Penelitian adalah penelitian dalam Bahasa inggris “research”. Research “kembali”, “search” berarti “ mencari”. Sesuai dengan tujuannya, research didefinisikan sebagai “suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, dan usaha – usaha itu dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah (Hadi, 2001) 
Manfaat Penelitian menurut Suwardi Endraswara 2009:
  • Manfaat praktis, yang berupa implikasi hasil penelitian. 
  • Manfaat ini kadang- kadang memang amat subjektif tergantung kehendak peneliti
  • Manfaat    teoritis,     hasil    penelitian    disumbangkan  peneliti    untuk mengembangkan sastra lisan
  • Manfaat metodelogika, untuk mengoreksi dan membangun metode baru

Tujuan Penelitian Menurut Buku Metodologi Penelitian Kesehatan Dr.H.Arif Sumantri 2015:
  • Untuk membandingkan level paparan atau exposure atau penyakit diantara dua atau lebih populasi
  • Untuk mengidentifikasi factor risiko yang memungkinkan terjadinya penyakit di masyarakat untuk menguji efektifitas diagnosa baru atau metode pengkajian, pengobatan baru atau treatmen 
  • Untuk mengevaluasi intervensi yang diberikan dan menunjukan keberhasilan yang sama terhadap populasi pertama dengan yang kedua 
  • Untuk menguji dampak dari sebuah program atau kebijakan. 

Jenis Penelitian menurut Buku Metodologi Penelitian (kuantitatif & kualitatif) Bidang Kesehatan, keperawatan, kebidanan, dan kedokteran Ircham Machfoedz Edisi Revisi 2019 Jenis-Jenis Penelitian ada dua :
·         Kualitatif : berasifat objektif dan tidak bisa dibuat hipotesis
·         Kuantitatif
Metode penelitian yang bertujuan menjawab suatu permasalahan, dengan mencoba mengumpulkan teori-teori yang kemudian disimpulkan secara deduktif, berupa suatu hipotesis atau jawaban sementara.
Kuantitatif dibagi menjadi 2, yaitu :
-       Deskriptif kuantitatif (gambaran)
-       Induktif/inferensial/analitik
2. Langkah-Langkah Penelitian 
  •  Identifikasipenelitian Sumber :

1)     Bacaan, terutama bacaan yang berisi laporan hasil penelitian.
2)     Seminar, diskusi, konperensi, dll pertemuan ilmiah
3)     Pernyataan pemegang otoritas
4)     Pengamatan selintas
5)     Pengalaman pribadi
6)     Perasaan intuitif

Pemilihan masalah penelitian Pertimbangan
1)     Pertimbangan dari arah masalahnya.
2)     Pertimbangan dari arah calon peneliti.
 Perumusan masalah penelitian
1)     Permusan hendaklah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya.
2)     Rumusan hendaklah padat dan jelas
3) Rumusan itu hendaknya memberi petunjuk tentang mungkinnya mengumpulkan data guna menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terkandung dalam rumusan itu.
  • Penelaah Kepustakaan 

a.    Penelaahan sumber-sumber yang berupa laporan hasil penelitian, termasuk yang sudah dimuat dalam jurnal.
b.    Penelaahan sumber-sumber yang berupa buku.
1)    Relevansi
2)    Kemutakhiran
3)    bobot
  • Perumusan Hipotesis 

Perumusan hipotesis hendaklah mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
a.             Hipotesis hendaklah menyatakan pertautan antara dua variabel atau lebih baik berupa hubungan maupun perbedaan
b.                    Hipotesis hendaklah dinyatakan dalam kalimat deklaratif atau pernyataan
c.                     Hipotesis hendaklah dirumuskan secara jelas dan padat
d.   Hipotesis  hendaklah dapat    diuji,    artinya   hendaklah  orang   dapat mengumpulkan data untuk menguji kebenaran hipotesis itu .
  • Identifikasi, Klarifikasi dan Definisi Variabel 

a.      Mengidentifikasi variabel
Variabel adalah segala sesuatu yang akan menjadi objek pengamatan penelitian atau faktor-faktor yang berperan dalam peristiwa
b.      Mengklarifikasi variabel
Berdasarkan proses kuantifikasinya, variabel digolongkan menjadi:
1)    Variabel nominal
2)    Variabel ordinal
3)    Variabel interval
4)    Variabel rasio
Berdasarkan atas fungsinya, dalam penelitian variabel dibedakan menjadi:
1)    Variabel tergantung
2)    Variabel bebas
3)    Variabel moderator
4)    Variabel kendali, dan
5)    Variabel rambang
c.      Merumuskan definisi operasional variabel-variabel
Definisi operasional dirumuskan berdasarkan atas sifat-sifat bahwa hal yang didefinisikan tersebut dapat diamati.
1) Yang berdasar atas kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan agar yang didefinisikan itu terjadi.
2) Yang berdasarkan atas bagaimana hal yang didefinisikan itu nampaknya (seringkali menunjuk kepada alat pengambil datanya.
  • Pemilihan dan Pengembangan Alat Ukur 

1.     Alat pengambil data harus memenuhi syarat-syarat:
a.               Reliabilitas artinya keajegan, maksudnya berkali – kali untuk mengukur hasilnya ajeg (tetap) atau berbeda sedikit. Sebagai contoh, bila meteran terbuat dari kayu atau logam, maka akan memiliki keajegan yang tinggi untuk mengukur. Sebaliknya bila meteran dibuat dari karet, maka untuk mengukur panjang sesuatu beberapa kali hasilnya akan berubah.
b.               Validitas berasal dari kata validity yang memiliki arti ketepatan dan kecermatan. Sebagai contoh, meteran digunakan untuk mengukur Panjang, timbangan digunakan untuk mengukur berat, literan digunakan untuk mengukur volume dan sebagainya.
  •  Penyusunan rancangan penelitian
  • Penentuan sampel
  • Pengumpulan data
  • Pengolahan dan analisa data
  •  Interpretasi hasil analisis
  • Penyusunan laporan
KESIMPULAN 
Pengertian Penelitian adalah suatu usaha untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan, dan usaha – usaha itu dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.
Langkah-langkah dalam melakukan penelitian meliputi, identifikasi, pemilihan, dan perumusan masalah penelitian, penelaahan kepustakaan, perumusan hipotesis, identifikasi, klarifikasi, dan pendefisian, variable-variabel, pemilihan atau pengembangan alat pengambil data, penyusunan rancangan penelitian, penentuan sampel, pengumpulan data, pengolahan dan analisis data, interprestasi hasil analisis, dan penyusunan laporan. Metode ilmiah atau penalaran ilmiah dapat menjadi suatu siklus atau daur deduktif-induktif atau rasional-impiris dalam metode keilmuan.
DAFTAR PUSTAKA 
Machfoedz, Ircham. 2019. Metodologi Penelitian (kuantitatif&kualitatif). Yogyakarta: Fitramaya.
Hadi, Sutrisno. 2002. Bimbingan Menulis Skripsi Thesis, jilid 1 dan 2. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Suwardi Endraswara.2009. Metodologi Penelitian Sastra Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. Yogyakarta:Pustaka Pelajar
Dr.H. Sumantri, Arif Buku. 2015. Metodologi Penelitian Kesehatan
A.Jacobsen, David, dkk. Methods for teaching. Jogyakarta: Pustaka pelajar 2011.



Komentar